Kamis, 10 Agustus 2017

Makanan Bayi 6 Bulan Buatan Sendiri Lebih Aman untuk Pencernaan Bayi yang Sensitif

kunjer.com - Memiliki buah hati yang sudah menginjak usia 6 bulan tentu ibu sudah mulai sibuk memilihkan makanan bayi 6 bulan yang tepat. Sebab di usia inilah ASI sudah mulai bisa didampingi dengan makanan padat sehingga menunjang masa tumbuh dan kembang si kecil. Memperkenalkan makanan pada bayi tentu tidak semudah memperkenalkan makanan pada diri sendiri selaku orang dewasa. Sistem cerna yang belum sempurna ditambah lagi dengan kemampuan mengunyah serta indra perasa yang masih berkembang menjadi pertimbangan. 

Makanan Bayi
Gambar ilustrasi: pixabay.com
Beberapa ibu memilih makanan bayi dalam kemasan yang dianggap aman dan praktis, dikatakan aman karena makanan bayi jenis ini sudah dikenal sejak mereka sendiri masih bayi. selain itu memang jauh lebih praktis ketimbang membuat makanan pendamping ASI sendiri. Sebab Anda cukup menyiapkan air panas dan menuangkan beberapa sendok tepung makanan bayi. Seduh dan aduk sebentar maka sudah siap disuapkan ke mulut buah hati, tentunya tidak membutuhkan waktu lama menyiapkannya. 

Mempertimbangkan Makanan Bayi Buatan Sendiri 


Meski sangat praktis dan cocok dipilih oleh para ibu yang juga masih sibuk berkarir ataupun mengurus bisnis sendiri. Maka tidak ada salahnya mencoba mempertimbangkan memberi makanan buatan sendiri, sebab dikenal punya lebih banyak kelebihan. Beberapa ibu bahkan sudah bertahun-tahun lalu mulai meninggalkan makanan bayi dalam kemasan karena dianggap terlalu berbahaya dan monoton. Kandungan nutrisinya memang lengkap akan tetapi tidak menjamin aman masuk ke dalam sistem cerna buah hati. 

Berbeda jika menyiapkan makanan bayi 6 bulan sendiri, maka akan ada banyak jaminan dan keuntungan untuk diberikan secara rutin setiap hari. Makanan bayi yang dibuat dengan tangan sendiri menawarkan beberapa kelebihan ini: 

Memakai bahan alami, 

Makanan bayi di usia 6 bulan memang banyak bertebaran di pasaran, namun racikan sendiri tentu lebih aman. Pasalnya akan dibuat dari bahan alami yang diproses secara alami pula bukannya memakai mesin seperti produk instan di pasaran, sehingga jauh lebih sehat. 

Bisa memperkenalkan rasa alami makanan, 

Merangsang indra pengecap si kecil tentu semakin efektif jika para ibu memilih menyediakan makanan bayi racikan sendiri. Perlahan ibu bisa memperkenalkan satu per satu bahan makanan, hari pertama rebusan wortel yang dihaluskan, besoknya rebusan telur yang dihaluskan, dan terus berkembang dari hari ke hari. Ibu pun bisa tahu jenis makanan apa dengan rasa seperti apa yang disukai anak sehingga bisa mengajak mereka untuk lahap makan, resiko peaky eater pun berkurang. 

Aman untuk pencernaan bayi yang sensitif, 

Beberapa bayi memang memiliki keistimewaan salah satunya memiliki alergi pada suatu jenis bahan makanan. Inilah yang menjadi alasan mengapa memperkenalkan bahan makanan ke bayi dianjurkan satu per satu bukan asal dicampur. Sebab bisa jadi buah hati alergi pada wortel, telur, atau makanan jenis lainnya. Makanan alami yang diperkenalkan dengan benar bisa menghindari alergi sehingga jauh lebih aman bagi sistem cernanya yang sensitif. 

Solusi yang lebih hemat, 

Semakin kesini harga makanan bayi dalam kemasan tentunya tidak semakin murah melainkan sebaliknya. Anda bisa mencoba memperkenalkan makanan bayi alami yang dibuat dari bahan sekitar dan diracik sendiri. Nantinya bisa membantu memangkas uang belanja namun si kecil tetap sehat dan pertumbuhan fisik maupun non fisiknya maksimal. Selain belanja kiloan di pasar atau swalayan, Anda tentu bisa menanam aneka jenis sayuran sendiri di rumah. Sehingga makanan bayi 6 bulan buatan sendiri bisa membantu keuangan keluarga.

Baca selengkapnya