Rabu, 20 Juli 2016

Solusi Jitu untuk Atasi Jalan Tanah Becek

kunjer.com - Jalan tanah sering mengalami masalah, baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Masalah yang ditimbulkannya sangatla beragam, bergantung kondisi tanah jalan tersebut.

Jalan Tanah
Jalan Tanah
Masalah Jalan Tanah
Pada musim kemarau, tanah jadi sangat kering. Jalan tanah jadi pecah-pecah dan tak mampu menahan beban kendaraan yang melewatinya. Selain itu, banyaknya debu yang beterbangan menjadi masalah serius bagi pengguna jalan. Dalam jangka panjang, terlalu banyak menghirup udara berdebu bisa berakibat pada terganggunya organ pernapasan. Gangguan paling ringan misalnya batuk. Gangguan lebih berat misalnya radang paru-paru hingga kanker saluran pernapasan.

Kondisi terparah jalan tanah umumnya terjadi pada musim penghujan. Sifat tanah yang mudah menyerap air, membuat lapisannya menjadi lembek sehingga licin dan sulit dilalui kendaraan. Jalan tanah menjadi jalan lumpur yang bisa membuat ban kendaraan terperosok dan tergelincir. 

Kondisi ini tentu saja mengakibatkan banyak kerugian bagi pengguna jalan dan semua pihak yang berkepentingan. Tergelincirnya kendaraan berbahaya bagi keselamatan pengendaranya. Apalagi hingga terjadi tabrakan dengan kendaraan lain di dekatnya. Tidak hanya kerusakan kendaraan, nyawa pengendara pun jadi taruhannya.

Tanah yang tergerus air hujan lama-lama akan semakin menipis lapisannya dan menyisakan bebatuan atau lobang. Kondisi jalan seperti ini bisa merusak kendaraan yang melewatinya. Jalan rusak bisa menjadi penghambat aktivitas dan pertumbuhan sosial ekonomi.

Solusi Masalah Jalan Tanah
Mengatasi masalah jalan tanah yang becek seperti lumpur tidak selalu harus dengan dilapisi aspal atau beton. Pertimbangannya ada banyak. Misalnya:
  1. Dana yang diperlukan untuk membangun jalan aspal dan beton sangatlah besar.
  2. Waktu pengerjaan sangat lama, apalagi jika jalan tersebut sangat panjang dan penggunaannya dibutuhkan dengan segera. 
  3. Jalan yang diperlukan bisa saja tidak perlu mulus seperti aspal atau sekuat beton, tapi yang diperlukan cukup jalan yang kuat dan stabil dilalui kendaraan yang akan melintasinya.


Dengan teknik tertentu, jalan tanah bisa dibuat keras dan stabil. Salah satunya adalah dengan cara perkerasan tanah. Tanah jalan dibuat keras dan stabil sehingga kuat dilintasi oleh kendaraan yang lalu lalang di atasnya.

Tanah yang sudah mengalami perkerasan atau stabilisasi, lebih tahan terhadap air. Saat musim penghujan tiba, jalan tanah bebas dari lumpur yang bisa membuat kendaraan tergelincir dan terperosok. Dikarenakan tahan air, tanah tidak mudah tergerus air meski tergenangi atau kebanjiran. Dalam kondisi terendam banjir pun, jalan tetap bisa dilalui kendaraan tanpa kawatir amblas.

Pun saat musim kemarau. Tanah yang sudah keras dan stabil tidak mudah pecah karena kekeringan. Debu pun berkurang hingga 80%. Berkurangnya debu dengan signifikan ini tentu saja membawa banyak manfaat, baik bagi kondisi kendaraan maupun bagi kesehatan personil yang mengendarainya. 
Di Indonesia, perusahaan yang sudah terkenal dan berpengalaman dalam bidang perkerasan tanah adalah PT. Cahaya Inti Solusindo. Perusahaan yang berpusat di Jakarta ini memiliki jam terbang cukup tinggi dalam pembuatan infrastruktur jalan baru dan perkerasan sarana jalan. 

Soilindo memiliki teknologi adiktif yang sudah dipatenkan, yaitu Rotec. Teknologi ini sudah teruji dan terbukti bisa menghemat hingga 70% biaya infrastruktur jalan. Implementasinya cocok untuk kawasan perkebunan, pertambangan, perumahan, maupun jalan desa. Soilindo bisa mengerjakan pembuatan jalan tanah yang keras dan stabil pada berbagai kondisi dan jenis tanah di berbagai wilayah di Indonesia. Informasi lebih lengkap bisa diakses melalui situs resmi kami di www.soilindo.com sekarang. 

Bagikan

Jangan lewatkan

Solusi Jitu untuk Atasi Jalan Tanah Becek
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.