Kamis, 25 Juni 2015

Goa Han Son Doong, Ekspedisi Berani ke Perut Bumi Terbesar Sejagat

Kunjer.com - Salah satu penemuan menakjubkan datang dari Vietnam. Penemuan ini membuktikan bahwa film Hollywood bertajuk Journey To The Center of The Earth (2008) bukan sekadar fantasi. Keberadaan bumi di dalam perut bumi ternyata memang nyata. Bahkan yang terbesar sejagat adalah Goa Han Son Doong di Vietnam.

Goa Han Son Doong
Goa Han Son Doong

Goa ini merupakan salah satu kekayaan alam di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, distrik Bo Trach, provinsi Quang Binh. Jaraknya kira-kira 450 kilometer di selatan Hanoi atau 1.200 kilometer dari utara Ho Chi Minh City. Akses dari bandara menuju lokasi tersebut bisa menggunakan bus, kereta, atau menyewa mobil.

Menguak Misteri Bumi di dalam Perut Bumi
Goa Han Son Doong pertama kali ditemukan oleh penduduk setempat bernama Ho Khanh pada tahun 1991. Penemuan itu tidak ditindaklanjuti karena para penduduk memandang goa ini angker sehingga satu pun tidak ada yang berani menjelajahinya.

Bagaimana tidak ngeri. Terbayang besarnya gua, ditambah kegelapan, serta suara-suara asing tak bertuan, jelas para penduduk bergidik untuk menyentuhnya. Belum lagi kita harus turun ke dasar lembah sedalam 80 meter hanya untuk mencapai mulut guanya saja.

Misteri Goa Han Son Doong mulai perlahan terkuak sejak serombongan ilmuwan dalam tim ekspedisi Cave Research Association dari Inggris melakukan penjelajahan pertama tahun 2009 lalu. Tim yang diinisiasi oleh Howard dan Deb Limbert ini melakukan penjelajahan selama 4 hari penuh (10-14 April 2009) dipandu oleh sang penemu pertama gua ini, Ho Khanh.

Ekspedisi tersebut menemukan bumi di dalam perut bumi. Serangkaian penjelajahan dan pengukuran membuktikan bahwa Han Son Doong merupakan gua terbesar di planet bumi. Panjangnya yang baru bisa terukur mencapai 9 kilometer dengan lebar 150 meter, dan tinggi 200 meter atau setara dengan gedung bertingkat 40! Bahkan para ilmuwan tersebut mengaku masih banyak misteri di dalam goa yang belum tersentuh oleh mereka.

Kebesarannya membuat goa ini menjadi dunia sendiri. Han Son Doong memiliki iklim sendiri. Ada pula sungai, danau, air terjun, serta 2 hutan dengan tinggi pohon mencapai 30 meter. Flora dan fauna pun hidup nyaman di sini. Sesekali terlihat beragam burung, monyet, burung rangkok, hingga tupai terbang.

Pada salah satu sisi gua terdapat stalaktit raksasa setinggi hampir 80 meter. Dinding goa dipenuhi mutiara goa, yaitu batu berbentuk bulat seperti mutiara yang terbentuk akibat kritalisasi air tetesan dinding goa dengan lapisan pasir.

Ekspedisi tersebut juga memberikan jawaban akan misteri suara aneh di Goa Han Son Doong yang selama ini menghantui penduduk setempat. Suara aneh tersebut ternyata hanya nyanyian alam yang terbentuk dari benturan angin saat melewati celah dinding goa. Angin tersebut begitu kencang karena aliran sungai bawah tanahnya sangat deras. Jelaslah bahwa goa ini tidak angker, malahan sangat menawan dan memesona.

Tantang Keberanian Jelajah Han Son Doong
Awalnya Goa Han Son Doong hanya diperuntukan bagi ekspedisi profesional karena sulitnya medan dan masih banyaknya sisi goa yang belum diketahui. Seiring dengan mulai terkuaknya keindahan goa berkat ekpedisi yang dilakukan para ilmuwan, pemerintah memutuskan untuk memberikan akses publik wisata goa Han Son Doong mulai Agustus 2013.

Penjelajahan ini dikelola secara profesional dan satu-satunya oleh Oxalis Adventures. Kuota ekspedisi wisata untuk publik per tahunnya hanya dijatah maksimal 250 orang dengan sekali ekspedisi hanya membawa 2-8 orang dalam satu tim. Pemandu sangat ahli di bidangnya sehingga Anda tidak perlu khawatir saat menjelajah Goa Han Son Doong

Bagi Anda yang tertantang untuk ikut ekpedisi berani di perut bumi ini, siapkan kocek yang cukup tebal. Biaya ekspedisi sebelumnya dikenakan sebesar 3.000 USD per orang (sekitar 35 jutaan). Untuk mengantisipasi biaya, Anda bisa mengandalkan promo Lion Air agar bisa terbang lebih murah dan aman ke Vietnam. Berbicara mengenai promo tiket pesawat lion air, dari waktu ke waktu anda bisa pantau di halaman ini http://www.traveloka.com/lion-air .

Jangan lupa untuk booking dulu ekspedisi ini di Oxalis Adventures dari jauh hari karena kuota yang terbatas serta banyaknya peminat yang ingin menjelajahi Han Son Doong. Ingatlah bahwa setiap bulan musim penghujan, ekspedisi ini tidak dibuka karena alasan keamanan.
Baca selengkapnya

Selasa, 23 Juni 2015

Ini Hasil Pemeriksaan Ibu Angkat Angeline

Kunjer.com - Ibu angkat Engeline (Angeline), Margriet Megawe, Senin (22/6/2015), kembali diperiksa selaku tersangka dalam kasus dugaan penelantaran anak dengan korban Engeline.

Ibu Angkat Angeline

Dalam pemeriksaan hari ini, tersangka Margriet diperiksa sejak pukul 10.30 Wita hingga 18.30 Wita dengan 47 pertanyaan.

"Hari ini Ibu Margriet menjalani pemeriksaan dan menjawab 47 pertanyaan. Semua bisa dijawab dengan baik," kata Posko Simbolon, perwakilan tim kuasa hukum Margriet, di Denpasar, Bali, Senin.

Posko juga menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Margriet dalam kasus penelantaran anak ini seputar pengangkatan anak dan sejarah nama yang diberikan kepada korban dengan mengambil nama-nama dari keluarga Megawe.

"Materi pemeriksaan seputar awal pengangkatan anak. Menyampaikan bahwa pengangkatan anak ada surat dari bidan, memang belum ada namanya. Oleh karena itu, diberi nama Engeline oleh Ibu Margriet. Engeline sendiri sejarahnya kan mengambil nama ibunya Margriet (nenek angkat Engeline)," tambah Posko.

Saat ditanya mengenai orang yang mendaftarkan Engeline ke sekolah, Margriet mengakui bahwa ia sendiri yang melakukannya. Dengan demikian, kuasa hukumnya menilai Margriet memperhatikan pendidikan Engeline. Bahkan soal imunisasi Engeline dan pemberian vitamin juga ditanyakan oleh penyidik.

Walaupun Margriet dinyatakan sehat, tetapi kuasa hukumnya menyampaikan bahwa kondisi tersangka masih berduka karena meninggalnya Engeline. Ditambah insiden hari ini, Margriet mengalami pembengkakan kelingking kaki kirinya karena terjatuh di kamar mandi sebelum menjalani pemeriksaan pada Senin pagi tadi. (kompas.com)
Baca selengkapnya