Jumat, 09 Januari 2015

Terkena Aksi Ambil Untung, IHSG Hanya Mampu Bertambah 4 Poin

Berita Nusanatara - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini Jumat (9/1) menguat 4,84 poin (0,09 persen) ke level 5.216,67. Kenaikan indeks tertahan setelah terkena aksi ambil untung mulai sesi dua setelah di awal perdagangan menguat.
Berita Nusantara


Berdasarkan data yang diolah Beritasatu.com, kumpulan saham bluechips yang tergabung dalam indeks Investor33 menguat 1,05 (0,28 persen) mencapai posisi 371,84.

Sementara indeks LQ-45 naik 0,83 poin (0,09 persen) ke level 898,83. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung ISSI naik 0,08 poin (0,05 persen) menjadi 167,89.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 7,403 miliar saham senilai Rp 5,836 triliun. Indeks sempat mencapai level tertinggi 5.240 dan level terendah sebesar 5.212. Sebanyak 150 saham menguat, 137 saham melemah, dan 125 saham stagnan.

Mayoritas pergerakan sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor pertanian 1,4 persen disusul pertambangan sebesar 1,1 persen. Sementara sektor saham yang melemah antara lain industri dasar 0,6 persen.

Saham-saham yang naik di top gainer ITMG naik Rp 875 (6,0 persen) menjadi Rp 15.350, MREI naik Rp 780 (25,0 persen) mencapai Rp 3.905, AALI naik Rp 750 (3,0 persen) menjadi Rp 25.975, dan TCID naik Rp 675 (3,9 persen) menjadi 18.200.

Saham-saham yang turun di top loosers adalah GGRM turun Rp 1.300 (2,1 persen) menjadi Rp 60.000, MYOR turun Rp 625 (2,8 persen) menjadi Rp 21.975, INTP turun Rp 425 (1,7 persen) menjadi Rp 24.175 dan SMDR turun Rp 350 (2,9 persen) menjadi Rp 11.650.

Sementara untuk rupiah, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah Jumat (9/1) berada di posisi Rp 12.640 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 89 poin dari posisi kemarin sebesar Rp 12.731 per dolar AS dengan kisaran perdagangan Rp 12.703 - Rp 12.577.

Adapun mengacu data Bloomberg, rupiah pagi tadi pukul 04.00 waktu AS atau Selasa sore (6/1) pukul 16.00 WIB Rp 12.645 per dolar AS. Angka ini menguat 28,6 poin (0,23 persen) dari posisi penutupan kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah dunia pada perdagangan Jumat (9/1) pagi pukul 03.36 waktu New York atau sore ini pukul 16.00 WIB naik US$ 0,22 (0,45 persen) ke level US$ 49,01 jenis WTI untuk kontrak 15 Februari, sedangkan jenis brent crude oil pengiriman 15 Februari menguat US$ 0,01 (0,02 persen) ke level US$ 50,97.

Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

Jangan lewatkan

Terkena Aksi Ambil Untung, IHSG Hanya Mampu Bertambah 4 Poin
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.