Selasa, 07 Oktober 2014

Inilah Hacker Wanita Paling "Berbahaya"

Berita Nusantara - Siapa bilang dunia hacker hanya milik kaum lelaki? Perkenalkan, Kristina Svechinskaya. Dari namanya bisa ditebak, wanita ini asal Rusia. Di usianya yang kini baru menginjak 25 tahun, Kristina sudah punya reputasi mentereng sebagai hacker seksi sekaligus berbahaya.


Paras Kristina memang lumayan menawan. Tapi di balik itu, pada tahun 2010 Kristina ditangkap aparat karena masuk dalam kelompok hacker yang mengincar uang para nasabah bank di Amerika Serikat.

Bukan sekadar dana kecil-kecilan yang mereka incar. Kristina dan kelompoknya yang total berjumlah 37 orang berhasil menggondol uang senilai USD 3 juta sebelum aksi mereka tercium aparat. Mereka antara lain menggunakan virus trojan Zeus untuk melancarkan aksinya.

Kristina lahir di Rusia, kemudian belajar di New York University, AS. Soalnya di Rusia, ia mengalami kesulitan keuangan sehingga memutuskan pindah ke negeri Paman Sam untuk mencari peruntungan.

Awalnya, Kristina hanya bekerja di sebuah restoran fast food. Karena gajinya yang kecil, ia pun tergoda masuk dalam geng hacker asal Eropa Timur. Jadilah ia melakukan aksi kriminal yang berujung pada penangkapannya.

Dalam proses pengadilan, Kristina dituding membuka sedikitnya lima akun bank dan menerima sekitar USD 35 ribu dari uang yang tercuri. Akibat aksinya itu dan juga pemalsuan paspor, Kristina terancam hukuman sampai 40 tahun penjara.

Menurut FBI, kasus Kristina dan kelompoknya termasuk dalam kejahatan cyber skala besar. Mereka merencanakan aksinya di Eropa Timur dan eksekusi dilakukan di New York.

Saat ini, Kristina masih menantikan hukumannya. Dia sempat dibebaskan bersyarat dengan uang jaminan USD 25 ribu.

Kristina sendiri merasa menyesal, tapi nasi sudah menjadi bubur. "Ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupku dan aku berjanji tidak akan melakukannya lagi," kata Kristina.

Sumber: Detik
Baca selengkapnya

Andik Masuk Lima Bintang Sepak Bola Asia

Berita Nusantara - Sepak terjang Andik Vermansah sebagai pesepakbola profesional memang telah menjadi buah bibir. Namun bukan hanya di Indonesia, bahkan di Asia. Kepiawaian Andik dalam mengolah si kulit bundar pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.


Salah satunya, Andik masuk dalam daftar lima bintang Asia yang layak main di kompetisi kasta tertinggi Australia atau biasa disebut A-League. Hal itu dipaparkan oleh wartawan olahraga yang mengamati sepakbola Asia, John Duerden, dalam opininya di situs resmi Brisbane Roar.

Dalam tulisannya, Duerden memaparkan sosok Andik yang dijuluki sebagai Lionel Messi-nya Indonesia. Namun, Duerden mengetahui kalau Andik menyikapi julukan itu dengan bijaksana dan hanya ingin melakukan yang terbaik dalam karier sepakbolanya. Kisah Andik yang pernah berjualan es di sekitar stadion untuk mendapatkan uang guna membeli sepatu sepakbola juga disebutkan wartawan yang biasa menulis untuk media ternama seperti Guardian, Daily Telegraph, maupun Association Press itu.

Selain itu, cerita Andik mengikuti trial bersama DC United yang merupakan klub  Major League Soccer (MLS) dua tahun lalu, juga tak lepas dari pantauan. Kembali, Duerden mengetahui Andik yang pada saat trial itu memiliki kekurangan dari segi kekuatan fisiknya. "Tapi di bawah bimbingan yang benar, ada potensi nyata darinya," jelasnya.

"Mehmet Durakovic adalah bos pemain itu di klub Malaysia, Selangor. Dan itu memungkinkan seseorang di Australia layak menghubungi mantan pelatih Melbourne Victory itu (untuk mendapatkan Andik)," tulisnya.

Selain Andik, empat pemain Asia lainnya yang dinilai layak berkiprah di A-League adalah Park Chu-Young (Korea Selatan), Ali Ashfaq (Maladewa), Ismail Matar (Uni Emirat Arab), dan Sunil Chhetri (India).

Sumber: Goal.com
Baca selengkapnya

Mayang, Wanita Transeksual Seksi Dimutilasi di Australia

Berita Nusantara - Mayang Prasetyo dibunuh secara keji oleh kekasihnya Marcus Peter Volke. Wanita transgender tersebut dikenal baik dan supel oleh rekan-rekannya. Bagaimana profilnya?


Dari laman facebook milik Mayang, diketahui beberapa informasi tentangnya. Dia dipastikan seorang transeksual. Sebelum bernama Mayang, dia dikenal dengan nama Febri Ardiansyah.

"Febri I am so shocked to hear news about you. In my eyes you are a good person. May you rest in peace," tulis salah seorang rekan Mayang di Facebook, Selasa (7/10/2014).

Masih dari laman facebook, Mayang menulis bekerja di La Femme Garcon. Saat dicek di situs resminya, La Femme Garcon adalah sebuah kelab pertunjukkan yang menampillkan para ladyboy sebagai artis utama.

Mayang juga pernah kuliah di RMIT University dan kini tinggal di Melbourne, Australia. Saat di Indonesia, dia pernah tinggal di BPI 1 Bandung. Mayang juga pernah tercatat tinggal di Bali.

Di facebook, Mayang rajin memajang foto-foto seksi. Ada gambar yang memperlihatkan lekuk tubuhnya sedang berada di bath tub, ada juga yang sedang berpose menggunakan baju renang.

Hingga pukul 10.00 WIB, ucapan belasungkawa terus mengalir di laman facebook Mayang. Sejumlah rekannya merasa kehilangan sosok wanita muda tersebut.

"In memory of my dear doll Mayang Prasetyo and Marcus, taken in November 2013, remember how much we had fun three of us did sightseeing arround the city in an hour, even you guys argue all the time but you guys seems so happy married couple and cute together. RIP babe Mayang and Marcus. Good bye guys. U guys always be missed," tulis Delon di laman akun Facebook Mayang Prasetyo, pada Senin (6/10), sekitar pukul 23.52 WIB.

Dari situs The Australian yang menyebutkan pernyataan Kemenlu RI bahwa Mayang dan Volke bertemu saat keduanya bersama-sama bekerja sebagai chef atau koki di kapal pesiar.

Sumber: Detik.com
Baca selengkapnya

Undangan Pernikahan Raffi Memiliki Barcode

Berita Nisantara - Persiapan pernikahan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun sudah hampir selesai, termasuk undangan yang sudah siap untuk disebar.

Undangan Pernikahan Raffi
Sumber: Detik.com


Belakangan, wujud undangan pernikahan pasangan satu profesi itu telah beredar di internet.

Dalam undangan yang beredar, terlihat sangat kental dengan adat Jawa. Nuansa putih juga menghiasi undangan tersebut.

Tak hanya itu, terdapat barcode yang merupakan akses untuk masuk ke acara penikahan.

Namun, hingga saat ini baik Nagita dan Raffi belum bisa dimintai keterangannya mengenai kebenaran undangan pernikahan tersebut.

Sumber: Detik
Baca selengkapnya

PPP Korban Permainan Politik Koalisi Merah Putih

Berita Nusantara - Pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies J Kristiadi mengatakan, Partai Persatuan Pembangunan tidak perlu merespons berlebihan akrobat politik Koalisi Merah Putih yang mendepaknya dari paket calon pimpinan MPR. Ia menyarankan PPP realistis dengan suhu politik nasional saat ini.
PPP Korban Permainan Politik
Sumber:  rmolsumsel.com

"PPP jangan kaget jadi korban akrobat politik karena dia korban sekaligus pemain," kata Kristiadi, Selasa (7/10/2014) pagi.

Kristiadi menjelaskan, sebelum didepak dari paket calon pimpinan MPR, PPP dianggapnya telah lebih dulu berakrobat. Akrobat PPP yang ia maksud adalah kelompok pengurus kubu Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy (Romi) yang menyiratkan ketidaknyamanan di Koalisi Merah Putih karena mengarah ingin mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut Kristiadi, akrobat PPP kubu Romi ini telah terendus oleh elite Koalisi Merah Putih (KMP) sehingga didepak dari kursi jabatan strategis, semisal pimpinan MPR. Ia yakin, KMP menaruh khawatir yang sangat kental jika suatu saat PPP membelot ke barisan partai pendukung Jokowi-JK setelah berganti kepengurusan dan memiliki posisi strategis di parlemen. "Sangat sulit kalau di internal PPP tidak memiliki garis yang sama. Ini kekhawatiran Koalisi Merah Putih," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan bahwa PPP tidak masuk dalam paket calon pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Merah Putih. Fadli berharap PPP dapat menerimanya dengan legawa dan tidak melepaskan diri dari Koalisi Merah Putih. Fadli menjelaskan, keputusan itu merupakan hasil rapat pimpinan Koalisi Merah Putih. Dalam rapat itu disepakati paket calon pimpinan MPR yang diusung Koalisi Merah Putih berasal dari Partai Demokrat, Golkar, PKS, PAN, dan DPD. Wakil Ketua DPR itu melanjutkan, PPP masih berpeluang mendapatkan kursi pimpinan alat kelengkapan dewan di DPR. Pembagian pimpinan alat kelengkapan dewan akan diatur setelahnya.

Secara terpisah, Demokrat bersama Koalisi Merah Putih sudah sepakat mengajukan paket Pimpinan MPR dengan komposisi terdiri dari 4 orang perwakilan parpol koalisi dan 1 perwakilan dari DPD. Sementara itu, koalisi pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla akan mengajukan paket dengan komposisi Ketua MPR yang akan diisi oleh perwakilan DPD, dan empat wakil oleh perwakilan partai koalisi dan Koalisi Merah Putih.

Berdasarkan hasil sidang pleno DPD, Senin malam, Oesman Sapta terpilih menjadi calon pimpinan MPR mewakili DPD. Oesman menyatakan DPD akan solid dan memprioritaskan paket yang menjadikan wakil dari DPD sebagai Ketua MPR. Pemilihan calon pimpinan MPR akan digelar pada Selasa pagi ini dalam sidang paripurna.
Baca selengkapnya

Kabar Gembira, Bank Turunkan Bunga KPR

Berita Nusantara - Era bunga kredit pemilikan rumah (KPR) mahal memudar. Apalagi, pasca Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi bunga tertinggi deposito perbankan, awal Oktober ini. Bank-bank besar mulai menggunting suku bunga kredit, termasuk bunga KPR lantaran biaya dana turun.

Bank Turunkan Bunga KPR
Sumber: frontroll.com

Kabar terbaru, tak lama lagi, PT Bank Mandiri Tbk akan menurunkan suku bunga KPR-nya. Pahala N. Mansury, Direktur Keuangan Bank Mandiri mengatakan, Bank Mandiri akan memangkas bunga KPR sebesar 25 basis poin (bps)-50 bps. "Ini khusus untuk KPR berbunga tetap (fix rate) tiga tahun,”  kata Pahala, kemarin (3/10/2014). 

Sedangkan jenis KPR yang lain, lanjut Pahala, masih dalam kajian untuk diturunkan. Kisaran besaran penurunannya pun belum bisa ditentukan karena masih dalam tahap kajian. Per September 2014, suku bunga dasar kredit (SBDK) KPR Bank Mandiri tercatat sebesar 11 persen. 

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) lebih dulu menurunkan bunga KPR sebesar 25 bps. Henry Koenaifi, Direktur Konsumer BCA beberapa kala itu bilang, penurunan bunga KPR sejalan dengan penurunan bunga deposito.  

Bunga KPR BCA saat ini berada di level 9 persen - 9,25 persen untuk fix rate selama 1-2 tahun, KPR 9,5 persen untuk 3 tahun, dan 10 persen untuk fix rate 5  tahun.

Demikian pula dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Tony Tardjo, Head of Consumer Lending Bank CIMB Niaga mengatakan, CIMB telah menurunkan tingkat bunga KPR  sebesar 50 bps sejak 1 September 2014 lalu untuk permintaan KPR baru.

Dengan penurunan itu, maka tingkat bunga KPR di CIMB Niaga berkisar mulai dari 9,5 persen untuk fix rate 1 tahun, 10,25 persen untuk 2 tahun, 10,75 persen fix rate 3 tahun, dan 11,5persen untuk fix rate 5 tahun. Sedangkan, tingkat floating rate atau suku bunga mengambang, bunga yang diterapkan CIMB Niaga kini berada di kisaran 12,5 persen hingga 13 persen  . 

BTN pikir-pikir dulu 
Sayang, bank yang fokus di bisnis KPR PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) belum berniat menurunkan suku bunga KPR dalam waktu dekat. Kendati bunga deposito sudah turun, untuk memangkas bunga kredit, BTN masih perlu menunggu perkembangan pasar beberapa bulan ke depan.

Namun, untuk bunga simpanan, Direktur Utama BTN  Maryono bilang, BTN sudah menurunkan bunga deposito dari 10,25 persen menjadi 9,75 persen per 1 Oktober lalu. Kebijakan itu untuk mematuhi kebijakan OJK yang membatasi bunga tertinggi deposito bagi kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) III dan BUKU IV tanggal 1 Oktober.  “Tak serta merta karena ini, bunga kredit kami turunkan,” ujar Maryono memberi alasan.  

Menurut Maryono, dulu saat bunga deposito BTN dinaikkan demi menjaga likuiditas, BTN juga tidak langsung mengerek suku bunga kredit. Sehingga ketika bunga deposito juga turun, tidak otomatis pula bunga kredit ikut melandai. “Kami  menunggu situasi pasar, apakah  perlu diturunkan atau tidak bunga kredit. Maksimal, kita butuh waktu 3 bulan  melihat,” ujarnya.  

Asal tahu saja, BTN masih tergantung pada simpanan deposito sebagai sumber utama dana pihak ketiga (DPK). Dus, faktor cost of fund menjadi penting demi menjaga margin bunga bersih BTN.  Data Bank Indonesia (BI) per Juli 2014 menunjukkan, total dana deposito di BTN mencapai Rp 52,72 triliun. Jumlah ini setara 54,33 persen dari total  dana pihak ketiga BTN.

Sumber: bisniskeuangan.kompas.com
Baca selengkapnya